Studi Kasus kinerja keuangan
A. Kinerja keuangan
Kinerja keuangan adalah
gambaran setiap hasil ekonomi yang mampu di raih oleh perusahaan perbankan pada
periode tertentu melalui aktivitas-aktivitas perusahaan untuk menghasilkan
keuntungan secara efisien dan efektif, yang dapat diukur perkembangannya dengan
mengadakan analisis terhadap data-data keuangan yang tercermin dalam laporan
keuangan.
Kinerja (performance)
dalam kamus istilah akuntansi adalah kuantifikasi dari keefektifan dalam
pengoperasian bisnis selama periode tertentu. Kinerja bank secara umum
merupakan gambaran prestasi yang dicapai oleh bank dalam operasionalnya.
Kinerja keuangan bank merupakan gambaran kondisi keuangan bank pada suatu
periode tertentu baik mencakup aspek penghimpunan dana maupun penyaluran
dananya. Kinerja menunjukkan sesuatu yang berhubungan dengan kekuatan serta
kelemahan suatu perusahaan.
Kinerja perusahaan
dapat di ukur dengan menganalisa dan mengevaluasi laporan keuangan. Informasi
posisi keuangan dan kinerja keuangan di masa lalu seringkali di gunakan sebagai
dasar untuk memprediksi posisi keuangan dan kinerja di masa depan dan hal lain
yang langsung menarik perhatian pemakai seperti pembayaran dividen, upah,
pergerakan harga sekuritas dan kemampuan perusahaan untuk memenuhi komitmennya
ketika jatuh tempo.
Informasi kinerja
perusahaan terutama profitabilitas diperlukan untuk menilai perubahan potensi
sumber daya ekonomi yang mungkin di kendalikan di masa depan. Informasi
fluktuasi kinerja bermanfaat untuk memprediksi kapasitas perusahaan dalam
menghasilkan arus kas dari sumber daya yang ada, disamping itu informasi
tersebut juga dapat berguna dalam perumusan pertimbangan tentang efektifitas
perusahaan dalam memanfaatkan tambahan sumber daya
B. Tujuan
kinerja keuangan
a. Mengetahui tingkat likuiditas
Likuiditas menunjukkan kemampuan suatu
perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan yang harus segera diselesaikan
pada saat ditagih.
b. Mengetahui tingkat solvabilitasSolvabilitas
menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya apabila
perusahaan tersebut dilikuidasi, baik keuangan jangka pendek maupun jangka
panjang.
c. Mengetahui
tingkat rentabilitas
Rentabilitas atau yang sering disebut dengan profitabilitas
menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode
tertentu.
d. Mengetahui tingkat stabilitas
Stabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan
untuk melakukan usahanya dengan stabil yang diukur dengan mempertimbangkan
kemampuan perusahaan untuk membayar utang-utangnya serta membayar beban bunga
atas utang-utangnya tepat pada waktunya.
C. Dasar Hukum kinerja keuangan
Menurut Menteri Kuangan RI berdasarkan
Keputusan No. 740/KMK. 00/1989 tanggal 28 Juni 1989, kinerja adalah prestasi
yang dicapai oleh perusahaan selama periode tertentu yang mencerminkan tingkat
kesehatan dari perusahaan tersebut. Pengukuran
kinerja mempunyai tujuan untuk mengukur kinerja bisnis dan manajemen
dibandingkan dengan tujuan atas sasaran perusahaan.
D.
Kinerja keuangan Dalam pandangan Islam
Pengertian kinerja atau prestasi kerja ialah
kesuksesan seseorang di dalam melaksanakan pekerjaan. sejauh mana keberhasilan
seseorang atau organisasi dalam menyelesaikan pekerjaannya disebut “level of performance”. Biasanya orang yang level of performance tinggi
disebut orang yang produktif, dan sebaliknya orang yang levelnya tidak mencapai
standart dikatakan sebagai tidak produktif atau ber performance rendah.
Teks Al- Qur’an tentang kinerja
Firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Ahqaaf ayat 19 Dan bagi
masing-masing mereka derajat menurut apa yang Telah mereka kerjakan dan agar
Allah mencukupkan.
Dari ayat tersebut bahwasanya Allah pasti akan membalas setiap amal
perbuatan manusia berdasarkan apa yang telah mereka kerjakan.
Artinya jika seseorang melaksanakan pekerjaan
dengan baik dan menunjukkan kinerja yang baik pula bagi organisasinya maka ia
akan mendapat hasil yang baik pula dari kerjaannya dan akan memberikan keuntungan
bagi organisasinya.
Firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-A’raaf ayat 39
Dan Berkata orang-orang yang masuk terdahulu
di antara mereka kepada orang-orang yang masuk kemudian: "Kamu tidak mempunyai
kelebihan sedikitpun atas kami, Maka rasakanlah siksaan Karena perbuatan yang
Telah kamu lakukan".Ayat di atas menjelaskan bahwasanya segala kelebihan
hanya milik Allah, oleh karena itu bekerja tidak hanya sebatas ubuddiyah saja, karena
pekerjaan merupakan proses yang frekuensi logisnya adalah pahala (balasan) yang
akan kita terima. Dalam konteks ini, pekerjaan tidak hanya bersifat ritual dan
ukhrowi, akan tetapi juga merupakan pekerjaan sosial yang bersifat duniawi.Dari
beberapa uraian kinerja dalam pandangan Islam diatas bahwasanya ketika
seseorang menghadirkan dimensi keyaqinan akidahnya ke dalam kehidupannya sering
punya keyaqinan dapat
meningkatkan energi spiritual yang berguna untuk meningkatkan
kinerja.
Sebagaimana yang dikutip oleh Sony Yuwono dari penelitian Ovle,
kata benda score merujuk pada makna penghargaan atas poin-poin yang dihasilkan (seperti
dalam permainan). Dalam konteks sebagai kata kerja score berarti memberi angka.
Dengan makna yang lebih bebas, scorecard juga berarti suatu kesadaran bersama
dimana segala sesuatu perlu diukur. Pengukuran menjadi suatu hal yang vital
sebelum dilakukan evaluasi atau pengendalian terhadap suatu obyek. Obyek disini
bisa berarti suatu entitas bisnis, organisasi, korporat, devisi, unit, tim,
atau bahkan individual. Sedangkan kata balanced didepan kata score maksudnya
adalah bahwa angka (grade) atau score tersebut harus mencerminkan keseimbangan
antara sekian banyak elemen penting dalam kinerja. Pada dasarnya kata
”keseimbangan” tersebut meliputi makna yang tidak terbatas. Apapun predikat
yang melekat pada fenomena kehidupan manusia pada umumnya, keseimbangan selalu
menawarkan solusi yang paling tepat dari berbagai perspektif.
Dengan demikian balanced scorecard merupakan suatu sistemmanajemen,
pengukuran dan pengendalian yang secara komprehensif dapat memberikan pemahaman
manajer tentang kinerja bisnis.
E. Studi
kasus Kinerja Keuangan
Contoh kasus :
Pada Mei 2018, PT Sunprima Nusantara
Pembiayaan (SNP Finance) menjadi sorotan otoritas keuangan dan publik.
Perusahaan pembiayaan berumur kurang lebih 18 tahun ini ternyata berada di
ambang kepailitan. Perusahaan pembiayaan yang berada di bawah naungan Columbia
Group tersebut di atas kertas terlihat dalam kondisi baik-baik saja. Rating
utang perseroan sempat mendapatkan rating idA atau stabil dari Pefindo pada
Maret 2018. Namun, kondisi perusahaan berubah 180 derajat. Rating utang
perseroan berubah drastis dari stabil menjadi idSD (selective default) pada 9
Mei 2018 lantaran salah satu kupon Medium Term Notes (MTN) yang diterbitkan SNP
gagal bayar. Imbasnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekukan kegiatan usaha
SNP karena perseroan gagal membayar bunga MTN senilai Rp6,75 miliar pada 14 Mei
2018 melalui Surat Deputi Komisioner Pengawas IKNB II No. S-247/NB.2/2018.
Diduga pihak SNP Finance tidak menyampaikan laporan keuangan dengan benar alias
fiktif, sehingga perusahaan pemeringkat dan auditor tidak mengeluarkan
peringatan atau warning sebelum gagal bayar terjadi.
B. Solusi
Persoalan laporan keuangan ini
sangat vital dan seringkali menjadi keruwetan bagi sebuah perusahaan bila tak
dikelola dengan baik. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencoba mengambil upaya
mitigasi, yakni mengusulkan agar direktur keuangan selaku penyelenggara laporan
keuangan wajib memiliki sertifikasi sebagai pihak yang diaudit (auditee). BEI
menilai sertifikasi terhadap auditee cukup penting untuk meminimalisir
kesalahan dalam pelaporan kinerja keuangan. Selain itu, BEI juga mengusulkan
kriteria dari sertifikasi itu, yakni independen dan tidak memiliki ikatan
keluarga. Usul dari BEI ini mendapatkan dukungan dari Ikatan Akutan Indonesia
(IAI). Dunia usaha juga turut mendukung agar direktur keuangan memiliki standar
dan kompetensi khusus dalam membuat laporan keuangan. Saya pikir penyusun
laporan keuangan, terutama sektor keuangan memang perlu ada standar
kompetensinya. Apalagi kasus (fraud) di sektor itu juga masih kerap terjadi,
kata Hariyadi Sukamdani, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kepada
Tirto.

lanjutkan, asah lagi penulisannya,,materinya sudah lebih baik dalam menggambarkan solusi
BalasHapusBaik bu
HapusKinerja keuangan di Indonesia bagaimana tuhπ
BalasHapusmateri yg bagus dan sangat membntu
BalasHapusLuar biasa mael
BalasHapusGg
BalasHapusSangat bermanfaat kawan ππ
BalasHapusMaterinya bagus π
BalasHapusMateri nya lengkap , good
BalasHapusGood job
BalasHapusMales maca sebenerna mah wkwkkw karna baturan weh etamah ππ good lanjutkan
BalasHapusSangat membantu ππ
BalasHapusMenarik π
BalasHapusGood job
BalasHapuspembahasan nya bagus dan menarik
BalasHapusCukup bagus dan mudah di pahami,
BalasHapusBagus dan mudah dipahami
BalasHapusCukup menarik artikel nya , mantapp lahhhπ
BalasHapusWah pengetahuan baru saya liat ini good lack lah pak
BalasHapusSyukhron buat ilmunya
BalasHapusMaterinya sangat bermanfaat sekali mail, thxyouuπ
BalasHapusgood
BalasHapus